RSS

Arsip Bulanan: Februari 2009

Convert dokumen menjadi pdf dan pdf menjadi dokumen

Posting saya yang ini, diilhami oleh pengalaman teman yang kesulitan menconvert data skripsi nya ke format PDF (Portabel Document F**k Format) karena salah satu syarat kalo pengen lulus adalah mengumpulkan softcopy skripsi dalam format *.PDF. Kampus tu aneh-aneh, mereka ndak tau apa kalo mau ngonvert dokumen jadi PDF tu pake sofwer? Paling juga yang umum diketahui sofwernya cuma Adobe Acrobat, padahal itu kan beli, harganya gila-gilaan lagi. Untung aja yogya tu kota yang sangat ramah terhadap pembajakan sofwer rakyat melata yang ndak mampu beli sofwer ori . Maka seluruh makhluk di Yogya harus berterimakasih terhadap kebaikan hati “Wahana Disc”, “Studio One” dan teman-temannya ūüôā

Sekarang, hampir semua toko dan service kompie ¬†di yogya ada jasa “Convert data ke PDF”, dan jelas Ndak Gratiz. Kalo menurut saya bukan bayarnya yang jadi masalah, tetapi hilangnya kenikmatan seorang perusak kompie karena sering coba-coba pencari ilmu dalam usahanya untuk mencapai yang dia inginkan. Lagipula, hasil yang kita peroleh lebih nikmat dan afdhol kalo itu adalah hasil keringat kita sendiri. Tul ndak????

Saya ingat, dalam proses pengembaraan saya mengumpulkan segala macam sofware bajakan, saya mendapatkan sebuah converter dokumen ke PDF yang sangat-sangat bagus, namanya PDFCreator . Dan asyiknya lagi, its free coz this is an open source. Performanya dan hasilnya benar-benar memuaskan. PDFCreator juga sangat user friendly ato gampang digunakan. Install, trus klik kanan di dokumen yang ingin di convert menjadi PDF, klik PDFCreator,¬† selesai. Bagi teman-teman yang sudah pernah merasakan memakai Adobe Acrobat (seri 6, 7, 8, 9, 3D, ato CS) dijamin akan tersenyum lega melihat performanya. Dibandingkan kalo kita nginstall Adobe, maka PDFCreator sangat tidak terasa di resource kompie, sama sekali ndak mbikin kompie tersedak. Pokoknya Jauuuhhhh banget. Silahkan dicoba….

Kelemahannya hanya sofwer ini menyerah kalo disuruh ngonvert *.html, tapi itu juga sepadan dengan kelemahan Adobe Acrobat yang kadang-kadang sangat manja n rusak kalo kompie ada virusnya ndak mau ngonvert *.doc/*.rtf/*.xls/*.ppt. Hayo, pilih mana???

Nah, sekarang kebalikannya, kalo mau ngonvert format PDF ke word/excel saya mengusulkan untuk memakai Read the rest of this entry »

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 26 Februari 2009 in Uncategorized

 

Setting pulsa im3 GPRS di Komputer/Laptop

Pengen membahas tentang pulsa im3 GPRS ini setelah banyak ada teman yang minta bantuan buat nyetting kompienya….

Kepada seluruh suhu-suhu IT, saya yang masih newbie ini minta maaph karena lancang menulis tentang kompie mendasar kayak gini *jadi malu*

Begini….saya sempat menjadi orang bego, bingung, dan sedikit frustasi karena hp teman yang diisi voucher im3 GPRS ternyata pulsanya ndak nambah-nambah. Saya crosscheck ke beberapa teman ternyata mempunyai masalah dan keluhan yang sama: “Pulsa dah di isi tapi pas di cek kok ndak nambah-nambah???

Ada teman yang setelah ngisi pulsa im3 GPRS trus nge-net dengan damainya…tapi…tiba-tiba…. sekitar 10 menitan kemudian dia teriak dengan lantangnya: “Pulsaku habiiissssssss!!!!!”. Mak…..Ada apa sih…

lho, kan udah beli pulsa tadi???

Penasaran, saya gogling…..dan ternyata…..ini hasilnya:

Setelah kita mengisi pulsa IM3 GPRS, coba cek apakah sudah terisi ato belum dengan ¬†*388*1#. Nanti akan muncul hasil berapa menit “hak” ngenet yang kita miliki. Yang jelas, Rp. 5.000,- (harga jual dipasaran sekitar 6 rb) pulsa IM3 GRPS akan mendapatkan 250 menit pulsa nge-net atau setara dengan 4 jam 10 menit. Lumayan khan……

Lalu, yang harus kita pastikan juga adalah bahwa pulsa Im3 reguler kita masih ada, tersisa minimal Rp. 500,-. Jadi walaupun “hak” nge-net kita masih tersisa 150 menit tapi kalo pulsa reguler kita habis ato sudah masuk masa tegang tenggang, maka tidak akan bisa dipake nge-net. Memang dalam iklan tidak pernah di cantumkan, tapi……yah, mungkin itulah strategi marketing Indosat…

Jadi gini, yang perlu diuthak athik hanyalah software swimsuite PCSuite yang kita miliki. Menurut hasil malpraktek percobaan saya kepada beberapa kompie dan hp: jenis hp tidak pengaruh. Yang penting adalah setting kita di swimsuite PCsuite-nya.

12

Buka “PCSuite” anda, trus klik Connection/hubungkan ke Internet, maka akan muncul seperti gambar disamping.

setelah itu pilih “Configure the connection manually/set koneksi secara manual”, maka akan muncul gambar berikutnya: Read the rest of this entry »

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada 26 Februari 2009 in Uncategorized

 

Ponari dan Dewi, “Putra dan Putri Petir”

Dah capek nulis n membahas secara serius tingkah laku adik-adik kita ini….

“Ponari Putra Petir” memang hebat. Dengan pemasukan sehari 50 juta rupiah, penghasilan adik kita ini hampir menyamai gaji Steve Job CEO Apple (asumsi $1 = 11.000). Dibandingkan dengan pemasukan direktur dan CEO perusahaan Indonesia??? Jauhhhhhh, Jelas lewat……Apalagi dibandingin gaji hakim, sedih ūüė¶

dan Ponari adalah anak dermawan, ¬†dia sisihkan uang 70 juta untuk menyumbang masjid, tapi lupa untuk menyisihkan “bagi hasil” pendapatannya dengan tetangga sekitar. Hasilnya bisa ditebak, ayah ponari dipukuli karena tetangganya ada yang iri belum mendapat bagian dari penghasilan ponari. Ironis….

Akhirnya, karena adik kecil kita sudah capek melayani para penggemar pasiennya, yang sempat mengakibatkan dia masuk rumah sakit karena ponari sendiri pun tidak yakin dengan kemampuan penyembuhan “batu sakti” nya (ada dukun datang ke dokter, goblog), ponari menyuruh sebagian pasiennya untuk pindah dan berobat ke rumahnya si “Dewi Putri Petir”, ngakunya si ponari sih masih sodara. Setidaknya jin penunggu batu “Putra dan Putri Petir” itu adik kakak, namanya Rono dan Rani. =))

*aduh, sakit perut, dari tadi ngakak terus*

Nah, adik “Dewi Putri Petir” ini juga punya cerita lain lagi. Adik kita yang ini menderita keterbelakangan mental, dan kebetulan bapaknya berprofesi sebagai dukun kecil-kecilan yang sering keliling mengobati orang sakit. Ntah dapat ilham dari mana, ato karena memang kesambar petir beneran, tau-tau si Dewi ini juga punya batu bertuah yang sama dengan ponari. Rumahnya juga ndak jauh-jauh amat dari rumah ponari, ya 5 kilo-an lah. Nah, karena adik Dewi sudah mulai buka praktek juga, positifnya adalah sekarang pusat keramaian terbelah menjadi dua, ndak semuanya ngumpul di rumah ponari. Jadi kalo polisi mau mengamankan kan ndak bingung-bingung amat gitu…. Sekarang kita tinggal tunggu berita tentang penghasilan dek Dewi karena buka praktek “Batu Petir”……. Taruhan: Besar mana sama ponari hayo????? Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2009 in Uncategorized

 

valentine….

udah¬†banyak¬†yang¬†njelasin¬†tentang¬†valentine. Coba tanya¬†valentine sama paman gugel, hasilnya ndak karu-karuan banyak, ditinjau¬†dari¬†berbagai¬†sisi, dari berbagai sudut pandang. Ada yang setuju, ada yang tidak, ada yang mencela, ada yang memaki, ada yang mengharamkan, ada yang biasa aja, ada yang diplomatis, ada yang cuek, ada ada aja….

Ndak,¬†saya ndak¬†pengen nulis¬†tentang itu, saya cuma pengen nulis¬†tentang kegiatan¬†saya¬†sehari penuh pas¬†valentine kemarin…

Kisah¬†dimulai pagi¬†hari, hari yang sangat-sangat indah, dimana hujan turun dengan¬†lebatnya. Lha awak berangkat berkebun motoran je, yo jelas keudanan rek, dengan hati riang gembira menepi, buka jok motor, ambil mantel…..Lhadalah….kok cuma ada yang atas (model mantel atas bawah), mana celananya??? Ampun…..Akhirnya pasrah tawakkal menembus hujan dengan kostum yang sangat aneh: Cuma pake mantel warna kuning bagian atas thok…..Hasil akhir bisa ditebak, begitu sampe di tempat saya berkebun bagian atas kering ring, tapi bagian bawah….basah sah sah sah. Masuk ke ruangan langsung praktek gaya kucing abis mandi….brrrrrrrrr kaki kiri, brrrrrrrr kaki kanan ūüėÄ diiringi gelak tawa prihatin seisi kebun. fyuh…

Cerita berlanjut, ketika hari sudah beranjak siang, ndak tau ntah¬†datang dari mana, ada orang datang mau menceraikan istrinya yang ulang tahun pas hari itu (tanggal 13 feb), sebagai hadiah spesial valentine buat istri katanya. Saya cuma bisa geleng-geleng dan pengen segera memeriksa kondisi otak di lutut kepala bapak itu….Pak pak, ingat umur pak….. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Februari 2009 in Uncategorized

 

Peradilan Indonesia yang modern dan transparan

Saya ingin tahu, adakah masyarakat dan insan press Indonesia yang mengetahui dan mengakui bahwa sistem peradilan di Indonesia sudah transparan dan modern???

Hal ini sebenarnya sudah dimulai sejak lama, ada yang pernah dengar SIADPA n (untuk kedepan) SIADPN??? ada yang pernah dengar SIMPEG???

Kalo masalah biaya perkara: ada yang udah pernah baca SEMA No. 4 tahun 2008 yang menyebutkan bahwa panjar biaya perkara dibayar lewat bank?

Kenapa disebut panjar? Karena uang yang dibayarkan oleh pihak yang berperkara kepada Pengadilan itu pada dasarnya adalah “uang titipan” pihak berperkara sebagai menjamin bahwa perkara nya akan diproses. Kalo panjarnya sisa ya silahkan diambil, kalo kurang ya bakal diminta lagi. Ini sebabnya MA menolak kalo uang perkara di audit, kan itu bukan uang negara, juga bukan uang pengadilan, tapi uang UMAT!!!!

Pertanyaan selanjutnya, ada ndak yang tau kalo di Pengadilan Agama Wonosari sekarang sudah menggunakan sistem barcode dalam pengelolaan perkara? Kedepan bukan lah mimpi kalo disetiap Pengadilan akan seperti itu, baik di PA, PN, ato PTUN. Sistem barcode terbukti efektif untuk mencegah para pihak berhubungan langsung dengan pejabat pengadilan.

Ini merupakan praktek dari  modernisasi peradilan yang dicanangkan MA.

Sedikit komentar tentang berita, kenapa selama ini berita yang muncul selalu memojokkan institusi peradilan dalam hal ini MA/Hakim??? kalo yang berbuat jaksa ato polisi yang kena pasti PENGADILAN. Itu ndak adil…institusi kita beda, urusan kita beda, dan kita benar-benar beda dan ndak mau disamakan.

Please, kalo buat berita buatlah berita yang berimbang. Dunia peradilan tidaklah seburuk yang diberitakan di koran-koran dan media massa. Sebutlah dengan obyektif sang pelaku, kalo polisi ya polisi, kalo jaksa ya jaksa, kalo hakim ya hakim, jangan bawa-bawa nama Peradilan/Pengadilan.

Kalo survey KPK menyebutkan bahwa MA merupakan institusi berintegritas paling rendah berdasarkan pada indikasi pengalaman korupsi (corruption experience) dan potensial korupsi (corruption potential) untuk melakukan korupsi dan suap, itu sungguh tidak adil, karena peluang itu tidak digunakan. Tidak bisa dipungkiri bahwa peluang itu akan selalu ada di dunia peradilan, namun arah rencana dan cita-cita dan usaha untuk berubah itu ada. Hargailah itu.

Masalah pengalaman korupsi juga perlu dipertanyakan, karena mengingat liputan acara TV kemari tentang suap di peradilan yang merekam terjadinya suap antara pihak berperkara dengan aparat BERBAJU COKLAT. sekedar mengingatkan, seragam pegawai MA adalah HIJAU. Tolong diingat hal itu!!!!. yang berbaju coklat??? ndak tau saya, cari sendiri sana……

Ini sekedar tulisan dan corat coret saya yang mungkin tidak berarti. Tapi harap diketahui bahwa pegawai peradilan diam bukan karena memang salah, akan tetapi karena terlalu capek. Capek dengan anggapan miring yang tidak pernah berubah. Silahkan buktikan, tangkap dan hukum aparat peradilan yang bersalah. ndak pa pa kok. Sebut nama dan dari SATKER mana beliau berasal, kenyataan akan di terima dengan senang hati. Saya ingin tanya, media massa CETAK (bukan online) mana yang memberitakan tentang hakim dan pegawai peradilan yang kena sanksi pemecatan oleh MA tahun 2008??? TIDAK ADA!!!!!!!

Jangan bermain wacana dan opini, karena tidak akan dibalas dan didiamkan. Ndak penting!!!!!

Terakhir, dengan modernisasi dan transparansi peradilan, ada sebuah cita-cita mulia: “suatu saat, seluruh masyarakat Indonesia akan berkata: Ternyata mencari informasi perkara itu mudah dan gampang”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Februari 2009 in Uncategorized

 

Suatu malam di warung kopi tugu…

HP ku tiba-tiba berbunyi, kulihat ada SMS masuk, kubaca:

‚ÄúMen, ke Yogya ndak???‚ÄĚ

….oh, teman lama…. Kubalas:

‚ÄúIya, ada acara apa emang? Kok tumben-tumbennya?‚ÄĚ

‚ÄúIngat warung kopi tugu? Kesini ya, aku sendirian nih :D‚ÄĚ

‚ÄúOkeh, Siaph‚Ķ‚Ķ‚ÄĚ

dan 15 menit kemudian aku telah sampai dan berhadapan kembali dengan sebuah tempat legendaris yogya, tempat berkumpulnya ingatan dan kenangan jutaan anak manusia, tempat banyak orang besar Indonesia pernah bercengkrama….

Lama aku terdiam di atas motorku, sejenak terlintas semua hal ketika aku masih sering ke sini ketika tiba-tiba sebuah suara nyaring berteriak: ‚ÄúHoeehhh, sebelah sini!!!!‚ÄĚ. Kupalingkan wajah dan kulihat temanku sedang melambaikan tangan diatas tikar yang‚Ķ..masih seperti dulu‚Ķ.

Setelah memesan kopi, dengan tersenyum kudatangi dia, tawa sumringah menghiasi wajah kami yang lama tidak bertemu, saling bertanya kabar dan bersenda gurau, saling ejek mengejek, dan saling bercerita tentang kegiatan sehari-hari.

Waktu berlalu ketika sampai di suatu ketika dia berkata: ‚ÄúMen, Ingat ndak dulu waktu kita masih semester awal kuliah, pokoknya segala macam kegiatan kampus dan bisnis apapun dilakuin dengan senang hati, ndak mikir dapat penghasilan ato income apa ndak, pokoknya senang. Niatnya cuma cari pengalaman, cari teman, ngisi waktu, ya kayak gitulah. Ngeband: jelas, Pemilwa: ikut, Buat film: pasti, Nyablon: Tiap hari, Dagang: Jangan Tanya, EO: Jadi Kru‚Ķ.‚ÄĚ katanya nyerocos ndak karuan.

‚ÄúLha sekarang dah injury time, semester akhir je, kuliah ndak jelas, bisnis ndak jelas, EO ndak jelas, ngeband ndak jelas, computer ndak jelas, buat film ndak jelas, semua ilmu yang dikumpulin dengan susah payah rasanya kok Cuma setengah-setengah ya, ngambang gitu‚ÄĚ lalu dia menyeruput kopinya yang udah tinggal ampasnya.

‚ÄúKalo kuliah lulus trus pulang kayaknya malu hati sama ortu n tetangga, Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Februari 2009 in Uncategorized

 

Ponari dan mental bangsa Indonesia

Masih terngiang-ngiang di benak saya berita menghebohkan tentang Ponari si dukun cilik yang (katanya) digdaya sakti mandraguna dan mengalahkan tenarnya ponaryo astaman, padahal masih belum jelas kebenaran tentang keampuhan penyembuhannya.Satu-satunya kenyataan adalah bahwa kehadirannya membawa bencana dan mendatangkan rejeki bagi para tetangganya.

Fakta bahwa Ponari bisa menyembuhkan hanya didapat dari pengakuan orangtuanya dan Anggota DPRD Jombang yang mangatakan bahwa pengobatan Ponari memang manjur. Hanya itu……

Dan berita paling mutakhir, karena salah satu makam keluarganya ikut tenggelam lumpur Sidoarjo, maka bila diijinkan oleh LAPINDO. Inc,  semburan lumpur LAPINDO akan ditutup oleh Ponari dengan kekuatan batu bertuahnya.

Astaghfirullah……

Dipikir secara rasional, apakah seorang anak kecil yang bukan siapa-siapa yang mengaku mendapatkan batu bertuah (scorceres stone-nya harry potter kaleeeeeeeeee) karena tersambar petir bisa mengobati Segala Penyakit??? Mungkin saya ndak terlalu paham, tapi setahu saya belum pernah ada sejarah yang mengatakan bahwa batu yang tersambar petir bisa menyembuhkan penyakit, ditinjau dari sisi manapun!!!!! CMIIW

Apa yang sebenarnya terjadi??? Mengapa ribuan orang datang berduyun-duyun ke Jombang dari seluruh pelosok Indonesia hanya karena percaya kepada “dukun”?

Jujur……saya sedih, sangat sedih….

Kita tidak perlu berdalih bahwa tenarnya pengobatan alternatif Ponari adalah karena masalah kemiskinan, tarif pengobatan medis mahal, dan seribu alasan lain. Yang diperlukan hanya satu: KEJUJURAN. Kejujuran bahwa memang mental bangsa Indonesia masih jalan ditempat, memang mental bangsa Indonesia adalah mental yang payah. Antri 10 km hanya untuk berobat di tempat yang ndak jelas adalah suatu KEBODOHAN. Ya…..kebodohan, ketololan, kenaifan, dan kemunafikan kita, yang merupakan salah satu penyebab Indonesia ndak maju-maju. Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Februari 2009 in Uncategorized