RSS

Semangat Ikan Hiu

26 Des

Artikel ini saya dapat dari http://samuderacinta.blogspot.com, dengan beberapa modifikasi biar ndak copy paste, bagus banget, coba dibaca, and the story begin….

Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang tersedia di perairan yang dekat dengan pantai. Untuk memenuhi tuntutan pasar Jepang, kapal-kapal penangkap ikan bertambah lebih besar dari sebelumnya agar bisa mencari ikan jauh di lepas pantai. Yang jadi masalah, semakin jauh para nelayan pergi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu ke daratan.

Karena jauhnya perjalanan mereka mencari ikan, maka perjalanan pulang bisa mencapai beberapa hari, hal ini menyebabkan ikan tersebut tidak segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut. Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama.

Namun, rasa antara ikan segar dan beku jelas berbeda, dan orang jepang tidak menyukai ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih murah. Kemudian perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan di kapal mereka agar ikan tetap hidup ketika sampai ke pantai. Ikan yang ditangkap langsung dimasukkan ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan. Setelah selama beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak. Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup.

Masalah baru muncul, karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya.
Orang Jepang menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.

Bagaimanakah perusahaan perikanan Jepang mengatasi masalah ini?
Bagaimana mereka membawa ikan dengan rasa segar ke Jepang?

Akhirnya muncl ide baru, untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan perikanan Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki. Tetapi kini, mereka memasukkan juga seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing
tangki. Memang ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai ke pelabuhan dalam kondisi yang sangat segar, karena ikan tersebut terpaksa waspada sepanjang saat, karena ikan itu selalu berlari-lari dan dituntut untuk selalu bergerak.

Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah.
Nikmatilah permainannya. Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan.
Jika anda telah mencapai tujuan anda, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi.
Jadilah orang yang berguna bagi sesama dengan menghadapi segala tantangan yang ada.

Kita membutuhkan seekor ikan hiu di dalam tangki kehidupan kita agar kita selalu waspada!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Desember 2008 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: