RSS

Pembagian Daging Kurban yang……

08 Des

Ini beberapa berita yang baca, yang jelas tidak satupun yang menyenangkan dan berita gembira:

1. Puluhan Warga Depok Kecewa Tak Kebagian Daging Kurban

2. Pembagian Kurban di Tangerang, Satu Nenek Pingsan

3. Mengorbankan Badan Berdesakan, Demi Daging Kurban

4. 1 Orang Pingsan di Pembagian Kurban MABES POLRI

5. Mabes POLRI Bantah Pembagian Daging Kurban Ricuh

6. Pembagian Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Ricuh

7. Pembagian Kupon Kurban di POLDA METRO JAYA, Provost Jadi Sasaran

8. Warga Tak Puas Pembagian Daging Kurban di Masjid Istiqlal

9. Pembagian Kupon Kurban di POLDA METRO JAYA Ricuh

10. Istiqlal Sepi, Warga Siap Geruduk Istiqlal Senin Pagi

11. ………Silahkan tambahkan sendiri

Masih kurang beritanya??????

Sebegitu miskinkah umat Islam di negeri ini????

atau pertanyaannya saya ganti: “Sebegitu tamakkah umat Islam di negeri ini sehingga hanya untuk antri tertib saja tidak bisa????

Dengan fakta dan berita yang sebegitu jelas dan banyak (mutawatir banget), tidak perlu hal tersebut dibantah oleh pihak manapun juga. Memalukan ketika kita tidak mau mengakui sesuatu yang kita lakukan dan terjadi di depan mata kita ….Naif sekali…..Tolong, rakyat Indonesia ini masih bisa berpikir, tidak perlu dibodohi…

Kritikan untuk para amil: sudah waktunya kita meninggalkan cara-cara konvensional dalam pembagian hewan kurban (termasuk zakat). Kalaupun kata “ditinggalkan” itu terlalu ekstrim, maka cobalah untuk berinovasi…..

Dalam Islam kita mengenal yang namanya Maqashid Syariah, tujuan-tujuan disyariat/ditetapkannya suatu ritual keagamaan, diantaranya adalah untuk hifdzu al-nafs: Menjaga/menyelamatkan hidup manusia. Zakat dan kurban itu sangat baik, bahkan disunnahkan untuk dilakukan, tapi ketika itu membahayakan nyawa, jiwa, dan hidup masyarakat banyak masihkah itu menjadi sunnah???? Maksudnya: Sunnah itu tidak akan pernah salah, tapi Wasilah/Cara-nya yang perlu dibenahi….

Banyak cara yang bisa kita pikirkan, berijtihad lah para amil, sehingga niat awal seseorang dan kita semua untuk beribadah tidak mendatangkan bencana bagi sesama.

Bukankah dar’ul mafasid muqaddam ‘ala jalbi al-masalih (menghindari bahaya itu lebih diutamakan daripada melakukan kebaikan) ??????

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Desember 2008 in Uncategorized

 

2 responses to “Pembagian Daging Kurban yang……

  1. jauhar

    19 Desember 2008 at 3:13 pm

    bukannya terlalu miskin. kita sedang menganggap diri kita miskin. kita senang gratisan, bahasa kasarnya. tengok aja kasus blt, banyak orang marah-marah hanya karena dirinya tidak mendapatkan kupon itu. padahal secara ekonomi dia tidak kekurangan.

    Suka

     
  2. Pasang Iklan

    1 Desember 2009 at 9:09 am

    duh…
    ko malah jadi kacau begini yah…
    niatnya ingin mendapatkan daging qurban secara gratis..
    ko malah jadi ricuh sih…

    sungguh suatu ironi yang sangat tidak kita inginkan…
    apakah setiap ingin mendapatkan sedekah atau daging qurban harus seperti ini???

    sungguh tidak masuk akal.
    seharusnya panitia pelaksana sudah bisa memastikan bahwa dampak kericuhan ini akan terjadi.
    apakah para panitia tidak berkaca dari kejadian2 yang lalu…
    seperti pembagian zakat pada hari raya Idul Fitri.
    seharusnya penitia bisa menanggulanginya dengan cara yang lebih baik.

    memang terlalu banyak dinegeri kita ini orang yang kurang mampu.
    tapi apakah dengan cara seperti ini mereka harus mendapatkan daging gratis???

    semoga saja kejadian saat ini bisa memberikan pelajaran bagi para panitia pembagian sedekah zakat atau daging qurban.
    agar dikemudian hari kita tidak mendengar lagi berita tentang kericuhan seperti ini. Amin

    Iklan

    Suka

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: