RSS

Berkah ramadhan dan sandal hilang

08 Sep

Bulan ramadhan dipercayai banyak umat muslim sebagai bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan penuh barokah. syetan-syetan di belenggu (walaupun rental film di seputaran gejayan dan mozes masih buka semua), dan FPI semangkin rajin merazia warung-warung yang buka di siang hari (di Jakarta sono, kalo di Jogja sih amannnnnnnnn)…

Bagi saya, berkah itu adalah ketika kesalahan dan dosa kita diampuni, atau langsung dihukum dan dibalas secara langsung dan tidak terlalu lama (salah satunya ituh, sebenarnya kan banyak), dan alhamdlillah saya merasakan itu di Bulan Ramadhan tahun ini.

The Story Begin: seperti biasa, kalo malam bulan ramadhan maka umat muslim yang baik dan benar akan melaksanakan sholat tarawih jamaah, begitu juga saya. Dengan niat ikhlas tulus beribadah saya sholat tarawih berjamaah di musholla dekat rumah (dah tobat ni nda). nah, ketika pulang dari taraweh (milih2 sendal) saya sempat membatin dengan sedikit perasaan jumawa: “men, sendalku paling bagus di musholla ini men“. Itu sekitar jam 20.00.

Pak sholeh main bareng pak darohim, abis taraweh enake nge-game…jari saya kembali menyentuh tuts W-A-S-D dkk. Weh, nggak terasa udah jam 22.00, tiba-tiba perut berbunyi aneh, cacing2 menangis, usus berputar-putar, dan asam lambung naik nggak karuan, akhirnya keluarlah saya dari rumah untuk mencari sesuap snack biar perut kembali tenang dan bisa meneruskan blacklist 2 yang tertunda (telat ya, most wanted, hare geneee). Begitu keluar rumah, ternyata:…Sandal saya hilang saudara-saudaraaaaa… Tapi…ada yang aneh, saya tidak marah, tidak mangkel, tidak menangis darah, tidak guling2an di tanah sambil berputar-putar di pohon dan meratap, saya hanya tersenyum dan tertawa sambil berkata: “ini pasti gara-gara tadi saya sombong, hilang beneran kan sendalnya“.

Cerita (pengalaman pribadi yang tidak patut ditiru) saya diatas menggambarkan bahwa pada bulan ini, apa yang menjadi kesalahan kita boleh jadi akan langsung di balas oleh Yang Di Atas sesegera mungkin. Namun kita harus bersyukur karena langsung di balas tuhan segala kesalahan dan kesombongan kita, coba kalo dibalas di akhirat kelak, gimana coba…

Saya yakin, Tuhan sayang kepada kita dengan caranya sendiri……

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 September 2008 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: