Caleg = Lowongan Pekerjaan

Februari 9, 2009

Para Caleg di Lampung, Madiun, Karanganyar, Temanggung, Sumatera Barat,  dan beberapa daerah lain ramai-ramai mengundurkan diri dari hiruk pekok pikuk perpolitikan perebutan kursi Caleg karena lolos tes PNS. Satu pertanyaan saya “memangnya mereka menganggap proses pencalonan pemilihan anggota legislatif kita yang -katanya- terhormat itu lowongan pekerjaan apa ya???”

Kalo yang mengundurkan diri dari pencalonan dengan alasan diterima PNS itu cuma 1 dua orang mungkin susah masih bisa diusahakan untuk dimaafkan, tapi kalo sampe 20 orang lebih? lha kalo yang diterima 100 orang caleg trus gimana???

Bagi saya, itu adalah salah satu bukti nyata kalo kalau menjadi caleg itu hanya untuk mencari pekerjaan, dan ini benar-benar membuktikan sikap pragmatisme caleg dalam berpolitik, yakni hanya untuk mencari jabatan, kedudukan atau pekerjaan. Mereka ndak berbeda dengan teman-teman kita yang baru lulus kuliah yang kemana-mana menenteng map berisikan ijazah untuk mencari lowongan pekerjaan, tiap hari dengan rajin membaca lowongan pekerjaan di koran, dan dengan rajin pula mendatangi semua acara”Bursa Lowongan Pekerjaan”. Bahkan teman kita itu lebih terhormat daripada para caleg yang keparat terhormat itu, karena mereka berjuang dengan mengandalkan kemampuan mereka sendiri, memeras keringat berpanas matahari bertadahkan hujan, dan membuang rasa malu untuk melamar pekerjaan kesana kemari tanpa memanfaatkan siapapun dengan atas nama dan dalih apapun. Lha para caleg kita??????

Pertanyaan selanjutnya: “Apakah salah apabila dengan segala fenomena yang terjadi di sekitar kita  SAAT INI maka ada memutuskan untuk golput??? Lalu gimana fatwa MUI yang memutuskan Golput Haram???…….duh, saya benar-benar kehabisan kata-kata….hanya jujur, saya sedih….Kadang-kadang saya berpikir: “Apa sih makna “fatwa” dan “maslahat” itu sebenarnya?” Perasaan saya ndak bodo-bodo amat tentang wacana-wacana keislaman kayak gitu, tapi kok saya blas ndak bisa memahami paham-paham ya? fyuh…

Akhirnya, himbauan umum yang bisa kita lontarkan untuk kita semua yang memiliki hak pilih mungkin hanya sekedar “berhati-hatilah menentukan pilihan”, sebab banyak caleg yang maju dalam Pemilu hanya bermotivasi materiil, entah itu mencari jabatan, kedudukan atau bahkan pekerjaan. Kalau motivasi awal mereka menjadi caleg adalah seperti itu, maka sudah pasti dan bisa dijamin secara resmi sah patut telak dan meyakinkan bahwa kalau kepilih menjadi wakil nipu rakyat mereka akan lupa pada konstituennya. Jangan salahkan kalo muncul hipotesis awal bahwa mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan modal yang mereka keluarkan untk mendapatkan “pekerjaan” di DPR(D) itu. Nasib Rakyat? Please friend, let’s think wisely, mereka hanya akan memikirkan dirinya sendiri, janganlah kita terlalu mengharap banyak….

Penutup: Tetangga saya di Yogya juga mencalonkan diri jadi Caleg salah satu Partai Besar di Indon ini. Bahkan saya sempat kaget karena nomor urutnya adalah NOMOR 1!!! Saya sempat ternganga…hebat…salut…luar biasa…keren…waduh…halah…masaaaak…karena saya tahu persis bagaimana keseharian orang tersebut. Jangan suruh saya untuk mencoblos beliau, jangankan nyoblos, spanduk segede badak yang beliau pasang dengan gagahnya di depan rumah saya telah saya copot karena menggores gerobak bapak dan mengganggu keindahan rumah saya. Okelah dia tetangga, tapi untuk urusan Calon Legislatif yang terhormat saya ndak akan bermain-main. Masih banyak orang yang lebih dari dia……

Satu hal yang jelas, karena umurnya sudah 40 tahunan lebih, dia nggak mungkin ndaftar CPNS, dan nggak mungkin mengundurkan diri karena diterima dan lolos tes PNS….ya ndak tau juga kalo umurnya masih 30 tahun gitu…

Maafkan saya tetangga…bagaimanapun. saya masih tetanggamu kok…

Entry Filed under: Uncategorized. .

3 Comments Add your own

  • 1. hyposchizzer  |  Februari 18, 2009 at 9:43 am

    huahahahaha….
    *langsung googling requirement jadi caleg*
    hahaha..
    setuju mas..
    caleg sekarang aneh2..
    pemilu sekarang kayak ajang main2an…
    hufftt…
    golput sajah saiyah…

    Hidup Caleg…eh…golput…eh…:D

  • 2. Partai Plesetan Indonesia « this is my nice world  |  Maret 5, 2009 at 3:10 am

    [...] partai satu dengan yang lain, dan banyak berita menjengahkan yang lain. Belum lagi tingkah laku caleg partai yang bermaksud mencari pekerjaan. Fyuh…(udah tau isi berita cuma kayak gitu kok saya tonton juga ya? [...]

  • 3. Untuk Caleg yang gagal….. « this is my nice world  |  April 21, 2009 at 4:52 am

    [...] Tapi, masalahnya menjadi beda dan perdebatan pun usai kalo niat mereka ndaftar caleg emang cuma semata nyari kerja… [...]

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Arsip

Paling banyak dibaca

Tulisan Terakhir

Klik tertinggi

Yang nyasar kesini:

Komen yang nyasar

rerel di Setting pulsa im3 GPRS di…
earha di Cara melupakan masa lalu
irawan di Sekarang punya modem
rheny di Cara melupakan masa lalu
aan di Setting pulsa im3 GPRS di…
samid di Setting pulsa im3 GPRS di…
udhe di Setting pulsa im3 GPRS di…
Fery di Cara melupakan masa lalu
fasihul di Setting pulsa im3 GPRS di…
yERY dWI sUSANTO di Optimalisasi Windows XP (lewat…
DM listener di Bela Manohara, Situs Web malay…
Alina Kharisma di Cara melupakan masa lalu
travel di Tips membuat blog yang po…
Dimas Gandhi di Tips membuat blog yang po…
Dimas Gandhi di Tips membuat blog yang po…

Komen yg ndak lulus sensor

Blogroll

Halaman

Meta